| Saturday, 26 January 2013 13:16 |
Imrona, Central Media Office (CMO) Hizbut Tahrir Pusat:
Barat menggambarkan bahwa wanita sukses adalah yang berkarir tinggi dan mempunyai aktivitas banyak, sehingga dia mampu memajukan ekonomi. Namun, apakah para wanita, ketika sudah berjabatan tinggi, lantas mampu meningkatkan kehormatan terhadap mereka? Faktanya mereka tetap tidak setara, bahkan mendapatkan pelecehaan dan gaji lebih kecil. Kondisi ini bahkan semakin mengeksploitasi mereka.
Irena Handono, Kristolog
Konferensi Perempuan Indonesia ini adalah acara besar dan dengan pertolongan Allah bisa sukses. Wadah konkrit bagi HT untuk menyadarkan umat. Umat belum tentu kenal dekat atau tahu persis dengan potensi mereka yang luar biasa. Sekarang bagaimana cara kita menyadarkan dan menggaungkan opini ini. Masyarakat kita sudah banyak meninggalkan sirah Rasulullah, tak tahu sejarah Khilafah padahal hilangnya Khilafah belum satu abad. Ide Barat masuk ke masyarakat, sejarah Islam banyak ditutupi dan tidak dijabarkan. Islam digambarkan sebagai nilai-nilai lokal sedang demokrasi mendunia. Penerapan Khilafah di Indonesia mungkin! Bila Allah berkenan, wallahu alam".
Ummu Ghamza, CMO Turki:
Mengapa negara Muslim moderat gagal dalam menjamin hak perempuan, padahal negara Barat sudah memuji negara-negara tersebut? Tentu, karena faktanya, Barat sendiri saat mengadopsi sistemnya sudah gagal. Jadi, bagaimana mungkin sistem Barat yang saat ini diadopsi negara Muslim moderat bisa dikatakan menyelesaikan permasalahan kaum Muslim, termasuk menjamin hak perempuan? Bagaimana hak perempuan itu bisa dikatakan telah terpenuhi? Pemberian hak perempuan akan terpenuhi jika disesuaikan atau dipenuhi sesuai dengan fitrah manusia.
Ummu Khalid, CMO Asia Tengah:
Saat ini, umat Islam disuguhkan dengan opini bahwa sistem kepemimpinan di negeri Muslim yang diterapkan adalah sistem Islam. Padahal sistem itu tak lain hanyalah sistem sekuler yang berusaha disandingkan dengan aturan Islam. Tidak akan pernah sedikit pun ada kemuliaan dengan kondisi semacam ini, seperti kata Allah dalam surat Ali Imran: 85. Karena itu, hanya sistem Islam solusinya.
dr Zunilda, dosen FK UI:
Gambaran perempuan saat ini adalah perempuan yang jauh dari kesejahteraan. Apalagi fakta bahwa mayoritas wanita adalah Muslim, maka wanita Muslimlah yang sangat terkena dampak sistem yang terbukti tidak menyejahterakan ini. Saya tidak begitu paham tentang sistem, tetapi saya adalah orang yang percaya terhadap tuntutan Rasul. Apalagi yang jelas memang ini dituntut oleh Allah. Oleh karena itu saya yakin Islam punya solusi terbaik.[] media center MHTI
sumber: mediaumat.com
|






0 komentar:
Post a Comment
- Terimakasih telah berkunjung di blog ini
- Silahkan berkomentar yang baik dan relevan dengan isi artikel
- Dimohon tidak menyertakan link aktif
- Terima kasih pengertiannya